• Rabu, 30 November 2022

Sulit Bagi Orang dengan Gaji Tinggi Bisa Membeli Rumah di AS

- Kamis, 24 November 2022 | 19:24 WIB
Impian memiliki rumah sendiri cukup sulit untuk banyak orang Amerika. Foto: Pexels .  (Pexels)
Impian memiliki rumah sendiri cukup sulit untuk banyak orang Amerika. Foto: Pexels . (Pexels)

TUDEPOIN.COM - Impian warga Amerika Serikat (AS) untuk membeli rumah semakin sulit karena krisis biaya meningkat. Penghasilan yang tinggi pun tidak bisa menjamin mereka hidup mewah seperti dulu.

Menurut laporan perusahaan Redfin pada bulan Oktober, pembeli harus mendapatkan setidaknya $ 107.281 setahun untuk dapat memiliki rumah di Amerika Serikat.

Dengan gaji itu, mereka harus membayar pembayaran hipotek bulanan rata-rata $2.682, CNBC melaporkan.

Baca Juga: OPPO Find X6 Pro akan menjadi flagship paling tebal di tahun 2023?

Data menunjukkan bahwa ini 45,6% lebih tinggi dari pendapatan $73.668 setahun, cukup untuk menutupi biaya pembelian properti 12 bulan lalu.

Melissa Cohn, wakil presiden regional di William Raveis Mortgage, mengatakan alasan utamanya adalah karena suku bunga naik lebih dari dua kali lipat sejak awal tahun.

Sementara nilai rumah turun di beberapa daerah, penjualan naik lebih dari setahun yang lalu. Statistik terbaru dari situs Realtor menunjukkan bahwa daftar harga rata-rata untuk rumah di AS adalah $427.000 (naik 13,9%).

"Semua faktor ini menambah permintaan yang melambat dan keterjangkauan pelanggan yang berkurang" kata Keith Gumbinger, wakil presiden situs hipotek HSH.

Baca Juga: Seekor Kucing Ditemukan Dalam Koper di Bandara AS

Sementara itu, biaya hidup yang lebih tinggi dari hari ke hari masih mengancam nyawa orang Amerika, memaksa mereka untuk memperketat anggaran dan menghemat setiap sen.

Gaji 6 digit pun tidak bisa menjamin kualitas hidup mereka sama seperti tahun-tahun sebelumnya, apalagi saat tinggal di New York, salah satu kota termahal di dunia.

Amerika sendiri selama beberapa dekade telah menarik kaum muda yang bersedia membayar mahal hanya untuk tinggal dan bekerja di sini.

Tapi di saat yang sama, juga menguras kantong mereka. Lima belas tahun yang lalu, $100.000 dapat membeli banyak barang, tetapi sekarang tidak. Itu semua karena inflasi," kata George Ratiu, seorang manajer ekonomi.

Menurut laporan dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, indeks harga konsumen (CPI) di ekonomi terbesar dunia meningkat sebesar 0,4% pada bulan September dan inflasi sebesar 7,7% (Oktober).

Sementara kondisi saat ini mungkin terasa suram bagi banyak orang, para ahli mengatakan masih ada cara untuk mengurangi pembayaran hipotek bulanan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok Jumat, 25 November 2022: Lindungi saja apa yang Anda miliki

Misalnya, mereka harus mempertimbangkan hipotek dengan tingkat suku bunga yang dapat disesuaikan (ARM) yang menawarkan tingkat bunga awal yang lebih rendah daripada hipotek dengan suku bunga tetap.

Kurs kemudian akan disesuaikan dengan periode waktu yang telah ditentukan dan situasi pasar saat itu.

Cohn mengatakan ARM adalah opsi yang patut dipertimbangkan, selama pembeli memahami risikonya.

Nilai real estat, permintaan masih akan berubah di masa mendatang dan itu memengaruhi keterjangkauan. Gumbinger mengatakan bahwa bersabar dan memanfaatkan peluang adalah strategi yang baik untuk kondisi pasar seperti ini.

Baca Juga: Lee Bo Young Akan Tampil Jadi Pemeran Utama di Drama Korea Terbaru 'Hyde'

“Pikirkan untuk membelanjakan tidak lebih dari 25% hingga 28% dari pendapatan kotor bulanan Anda, termasuk pajak dan asuransi. Usahakan jangan jadi orang yang punya rumah tapi tidak punya uang. Karena beban biaya sudah menghabiskan sebagian besar atau bahkan seluruh anggaran Anda,” kata CFP Dean Karrash, kepala sekolah di BLB & B Advisors di Montgomeryville (Pennsylvania).***

Editor: Egi Rahmadi

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Cara Menghilangkan Mata Panda Secara Alami

Senin, 28 November 2022 | 13:09 WIB

6 Kesalahan Umum Saat Meletakkan Cermin di Rumah

Minggu, 27 November 2022 | 17:39 WIB
X