Mengenal Premi Asuransi, Jenis-Jenis dan Trik Mendapatkan yang Murah

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:54 WIB

Asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak, yaitu pemegang polis yang membayar iuran dan perusahaan asuransi yang memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran jika terjadi sesuatu. Untuk itu, kita harus mengetahui beragam jenis asuransi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Mulai dari asuransi kesehatan, asuransi mobil, hingga asuransi mobil. Salah satu jenis perlindungan jiwa yang bisa dipilih adalah, asuransi jiwa terbaik Sequis Life. Sebelum memilih polis asuransi satu ini, jangan lupa untuk mengetahui premi asuransi yang harus dibayar yang tertera dalam perjanjian, yaitu dibayarkan per kuartal, per semester bahkan bisa juga dalam waktu per tahun. Seperti diketahui, premi asuransi adalah sejumlah biaya yang harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sebagai kewajiban peserta sebagai tertanggung (nasabah asuransi). Nah, buat lebih jelasnya mengenai premi asuransi, mari simak pemaparan berikut!

Tujuan pembayaran premi asuransi

Tujuan utama pembayaran premi adalah: Memberikan jaminan perlindungan atas berbagai risiko kerugian yang diderita satu pihak. Pemerataan biaya. Artinya, hanya dengan mengeluarkan biaya dalam jumlah tertentu, Tertanggung tidak perlu menanggung, mengganti, atau membayar sendiri kerugian yang jumlahnya tak tentu akibat musibah yang dialami.

Jenis-jenis premi asuransi

Sedikitnya ada lima jenis premi. Apa saja? Berikut ini jenis-jenisnya:
  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kesehatan
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi properti
  • Asuransi perjalanan

1. Asuransi jiwa

Asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial dalam bentuk uang pertanggungan yang akan diberikan kepada ahli waris jika Tertanggung atau pemegang polis meninggal dunia.

2. Asuransi kesehatan

Premi asuransi kesehatan memberikan perlindungan finansial bagi Tertanggung jika dia jatuh sakit. Bentuk perlindungan macam-macam, tergantung pada manfaat yang ditawarkan asuransi kesehatan yang dia miliki. Umumnya, premi dapat menanggung biaya rawat inap dan obat.

3. Asuransi kendaraan

Premi asuransi kendaraan memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis jika dia mengalami berbagai risiko berkendara. Umumnya, ada dua jenis asuransi kendaraan, yaitu asuransi all risk atau comprehensive dan asuransi total loss only (TLO). Perbedaan kedua asuransi ini ada pada ketentuan dan cakupan perlindungan. Asuransi all risk akan mengganti kerugian atas sebagian atau keseluruhan kendaraan. Sementara asuransi TLO hanya mengganti kerugian jika tingkat kerusakan mencapai 75 persen atau lebih.

4. Asuransi properti

Premi asuransi properti memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis atas risiko propertinya. Risiko yang dimaksud sangat beragam, misalnya kerusakan properti akibat musibah banjir, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya.

5. Asuransi perjalanan

Premi asuransi perjalanan memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis selama ia melakukan perjalanan. Umumnya, jenis asuransi perjalanan dibedakan menjadi dua, yaitu asuransi perjalanan domestik, yang cakupan perlindungannya adalah perjalanan di dalam negeri, dan asuransi perjalanan internasional, yang cakupan perlindungannya adalah perjalanan di luar negeri. Asuransi ini cocok dan diperlukan orang-orang yang kerap bepergian. Manfaat yang ditawarkan asuransi perjalanan sangat beragam, sesuai dengan produk asuransi yang kamu miliki. Beberapa contoh manfaat asuransi perjalanan adalah ganti rugi kecelakaan, penggantian barang-barang yang hilang, penggantian biaya berobat, penggantian karena keterlambatan (delay) penerbangan, dan lain-lain.

Faktor yang memengaruhi besar kecilnya premi

Besarnya premi yang dibayarkan tergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal. Sebagai contoh untuk faktor internal dalam asuransi kesehatan. Salah satu yang mempengaruhi adalah usai. Semakin muda maka premi asuransi kesehatan yang dibayarkan semakin murah. Sebaliknya, semakin beranjaknya usia, premi yang dibayarkan pun akan lebih mahal. Hal ini disebabkan karena faktor usia yang semakin lanjut lebih berisiko terkena penyakit. Sedangkan contoh faktor eksternal adalah kondisi area kerja tertanggung dalam asuransi kecelakaan. Premi yang dibayarkan oleh perusahaan terhadap karyawan yang bekerja di dalam gedung akan berbeda dengan karyawan yang bekerja di luar gedung atau di lapangan. Lagi-lagi disebabkan karena risiko karyawan yang bekerja di lapangan lebih besar dibandingkan dengan karyawan yang bekerja di dalam gedung. Ringkasnya nilai premi sangat dipengaruhi oleh beberapa poin berikut.
  • Jenis pertanggungan asuransi yang dipilih.
  • Jumlah uang pertanggungan yang akan diterima.
  • Perkiraan klaim yang akan diajukan.
  • Area tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung.
  • Kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung.
  • Jumlah persaingan yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.
Itulah sebabnya perusahaan asuransi memberikan beberapa paket kemudahan. Untuk premi yang cukup tinggi diberikan fleksibilitas dalam pembayaran premi dengan cara dicicil atau dibayar secara berjangka. Kemudian, untuk premi yang lebih rendah atau asuransi mikro biasanya dibayarkan sekaligus dalam satu tahun. Harga premi juga bisa naik setelah masa perlindungan selesai. Disesuaikan dengan inflasi dan risiko proteksi kerugian finansial yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Mengapa premi naik dan turun?

Sebetulnya perusahaan asuransi tidak perlu menaikkan premi jika pada tahun yang sama mengalami profit atau untung. Sebaliknya saat mengalami kerugian, barulah perusahaan asuransi bisa menaikkan premi. Karena ada saatnya perusahaan asuransi harus membayarkan klaim yang tidak diperkirakan sebelumnya Pada saat itulah mereka akan melakukan review dan merestrukturisasi faktor-faktor risiko terhadap tertanggung maupun objek tertanggung. Dalam kondisi demikian harga premi bisa naik.

Ini cara mudah mendapat premi asuransi murah

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi harga premi. Tentu, secara ekonomi kamu pun setuju akan membeli barang murah dengan kualitas yang baik. Bisakah kita membeli premi murah tanpa mengurangi kualitas dan manfaatnya? Jawabannya tentu saja bisa asal mampu menyesuaikan dengan beberapa faktor penentu. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mendapatkan premi murah? Berikut adalah ringkasannya.

1. Semakin tua usia kita, premi semakin mahal

Semakin tua artinya kamu akan semakin berisiko terkena penyakit. Sebagai konsekuensinya, kamu harus membayar premi lebih mahal dibandingkan mereka yang jauh lebih muda dibandingkan usia kamu. Kondisi kesehatan sebelum masa tertanggung juga amat berpengaruh. Untuk itu, sebelum risiko terkena penyakit lebih besar, kamu sebaiknya sudah membeli asuransi pada usia muda sehingga bisa mendapatkan premi yang murah dengan lebih mudah.

2. Hindari asuransi unit link dan endowment

Tak banyak yang tahu perbedaan asuransi murni dengan asuransi lainnya. Padahal produk asuransi jiwa ini sangat berbeda. Asuransi murni atau term life tetap memberikan proteksi jiwa dengan harga premi yang jauh lebih terjangkau. Keuntungannya, dengan premi lebih murah, kamu tetap mendapatkan uang pertanggungan yang tinggi. Berbeda dengan asuransi unit link ataupun asuransi endowment. Kamu harus membayar premi lebih mahal, tapi dengan uang pertanggungan lebih rendah. Hanya saja untuk asuransi murni tidak ada pengembalian premi karena dianggap hangus. Ini yang mungkin jadi alasan beberapa orang menilai bahwa asuransi jiwa murni tidak menguntungkan.

3. Pilih asuransi kelompok

Asuransi kelompok jauh lebih murah dibandingkan dengan asuransi individu. Asuransi kelompok ini cocok jika kamu ingin membeli asuransi untuk lebih dari satu orang. Lihat perbandingannya pembelian asuransi kesehatan untuk 4 orang di bawah ini yang bisa kamu cek melalui situs Lifepal.
Individu (1 orang) Kelompok (4 orang)
Premi per bulan Rp160.000 Rp400.000
Jumlah Polis 1 Polis 1 Polis
Dengan skema tersebut jika kamu membeli polis asuransi terpisah untuk 4 orang, kamu akan memiliki 4 polis berbeda dengan jumlah premi Rp640.000. Bandingkan dengan asuransi untuk kelompok. Cukup dengan 1 polis saja, premi yang dibayarkan jauh lebih terjangkau. Asuransi kelompok biasanya diperuntukkan bagi karyawan, tetapi beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan layanan produk asuransi untuk keluarga.

4. Hindari memilih rider asuransi

Beberapa tambahan dalam pembelian asuransi inilah yang membuat premi asuransi kamu jadi lebih mahal. Sebagai contoh, kamu mendapatkan penawaran asuransi jiwa tapi sudah termasuk proteksi kesehatan dan kecelakaan. Artinya, ada dua tambahan asuransi dalam produk utamanya. Jika dihadapkan dengan hal seperti ini lebih baik membeli dua polis asuransi dengan manfaat yang berbeda, karena harganya jauh lebih murah dan lebih menguntungkan daripada harus menambahkan rider pada produk utamanya. Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang apa itu premi asuransi. Jangan terkecoh dengan harga premi, tetapi fokus pada manfaat yang bisa kamu dapatkan. Kecil atau besarnya premi amat tergantung dengan manfaat yang diberikan. Pastikan benefit atau manfaat itu sesuai dengan yang kamu butuhkan.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X