• Kamis, 1 Desember 2022

5 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Gempa 5,6 di Cianjur

- Senin, 21 November 2022 | 15:30 WIB
Gempa Cianjur (BMKG)
Gempa Cianjur (BMKG)

TUDEPOIN.COM - Gempa bumi Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) dikabarkan 5 orang meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak pascakejadian tersebut.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan informasi korban terkini.

"Sudah ada 5 MD (meninggal dunia) di Kabupaten Cianjur," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Senin 21 November 2022.

Baca Juga: Penulis Attack on Titan Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Penggemar

Namun belum disebutkan lebih detail soal penyebab meninggalnya korban. Belum diketahui juga lokasi korban.

"Update terakhir 14.43 WIB itu 5 orang MD," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, BNPB melaporkan ada dua orang meninggal dunia akibat gempa M 5,6 di Kabupaten Cianjur. Selain itu, dilaporkan ada empat orang luka-luka.

Baca Juga: Red Velvet Akan Memperingati Comeback Mereka dengan Mengadakan Countdown Live

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan di wilayah. Data sementara per pukul 14.11 WIB, rumah rusak berat sebanyak 7 unit.

Gempa bumi M 5,6 yang terjadi di Cianjur dirasakan di kawasan Jakarta. Gempa juga terasa di sejumlah wilayah, seperti Bogor, Depok, Bandung dan Tangerang Selatan.

Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11). BPBD Kota Sukabumi menginformasikan warganya merasakan guncangan cukup kuat selama 7 – 10 detik.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya gempa bumi.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Jakarta Berpusat di Cianjur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Warga di wilayah yang terkena dampak gempa dapat melakukan pengecekan struktur bangunan apabila ingin memasuki rumahnya kembali.

"Pastikan tidak ada kerusakan struktur seperti kerusakan tiang rumah, kuda-kuda atap, dan kerusakan struktur lainnya. Di samping itu, tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dengan terus mengikuti pemutakhiran data dari instansi berwenang," tulis BNPB.***

Editor: Egi Rahmadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X