• Minggu, 29 Januari 2023

OpenAI, Chatbot Dapat Merespons Layaknya Orang Sungguhan

- Senin, 5 Desember 2022 | 13:10 WIB
OpenAI, Chatbot Dapat Merespons Layaknya Orang Sungguhan  (OpenAI)
OpenAI, Chatbot Dapat Merespons Layaknya Orang Sungguhan (OpenAI)

TUDEPOIN.COM - Chatbot baru OpenAI mendapatkan daya tarik karena banyak pengguna Internet percaya bahwa ia dapat menulis semuanya mulai dari skrip film hingga disertasi.

OpenAI pada 1 Desember mengumumkan chatbot bernama ChatGPT dan meminta pengguna Internet untuk menilainya.

Produk ini dengan cepat membuat kesan ketika mendemonstrasikan kemampuannya untuk menulis, tetapi juga mengungkapkan keterbatasan yang melekat pada AI penghasil teks saat ini.

Baca Juga: Whatsapp Beta ada Fitur Baru Picture in Picture Untuk Panggilan Video

ChatGPT dikembangkan dari prototipe GPT-3.5, tetapi dilatih untuk memberikan jawaban seperti percakapan.

GPT-3 awalnya hanya memprediksi bagian yang akan muncul setelah urutan kata tertentu, sementara ChatGPT berusaha berinteraksi dengan pertanyaan pengguna dengan gaya yang lebih manusiawi.

Hasilnya adalah jawaban dengan kefasihan yang sama seperti orang sungguhan, dan kemampuan untuk berkomunikasi dalam berbagai topik, menunjukkan peningkatan besar dibandingkan chatbot yang muncul beberapa tahun yang lalu.

Beberapa orang telah mengajukan pertanyaan tentang pemrograman dan mengklaim respons ChatGPT "sempurna". Ia bahkan dapat menulis skrip serial TV, menggabungkan aktor dari serial yang berbeda.

Baca Juga: Tesla Menarik Lebih dari 435.000 Kendaraan di China Karena Masalah Lampu Belakang

ChatGPT juga membuat esai akademis dasar yang menjadi tantangan bagi akademisi dan universitas di masa depan.

Namun, ChatGPT juga memiliki masalah yang serupa dengan banyak jenis chatbot AI lainnya, seperti misinformasi atau informasi yang dihasilkan sendiri dan menganggapnya sebagai fakta.

Para peneliti mengatakan chatbot seperti ChatGPT adalah sejenis "stochastic parrots", karena pengetahuan mereka diperoleh dari informasi berulang dalam kumpulan data pelatihan, bukan dari pemahaman faktor-faktor dunia nyata yang kompleks dan abstrak.

Baca Juga: Lagu 'Wild Flower' RM BTS Puncaki Tangga Lagu iTunes Dibanyak Negara

OpenAI menjelaskan ChatGPT dikembangkan dengan bantuan pelatih manusia sungguhan.

Di dalamnya, mereka memberi peringkat dan menilai respons chatbot terhadap pertanyaan yang diajukan.

Informasi ini kemudian dimasukkan ke dalam sistem, yang membantu AI menyesuaikan jawaban agar sesuai dengan penilaian pelatih.

Pengembang mengatakan tujuan saat mengumumkan ChatGPT adalah untuk "mengumpulkan umpan balik eksternal untuk meningkatkan sistem dan meningkatkan keamanan".

Halaman:

Editor: Egi Rahmadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fungsi IP Address dalam Dunia Teknologi

Rabu, 25 Januari 2023 | 11:20 WIB

Cara Membuat Panel Surya Sederhana dari CD

Kamis, 19 Januari 2023 | 10:01 WIB

Cara Cepat dan Mudah Aktifkan Kartu Telkomsel

Rabu, 18 Januari 2023 | 09:19 WIB

Peluang Karir dan Kebutuhan Industri dalam Jurusan IT

Senin, 16 Januari 2023 | 08:30 WIB
X